Rabu, 14 Juni 2023

T9

Data dalam Perjanjian Baru tentang kejamakan Allah dari ayat-ayat berikut ini :

1. Matius 3:16-17: Ayat ini menggambarkan peristiwa baptisan Yesus di sungai Yordan. Ketika Yesus dibaptis, Roh Kudus turun seperti burung merpati dan suara dari Surga mengatakan, "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan." Ayat ini menunjukkan kehadiran Bapa (suara dari Surga), Anak (Yesus), dan Roh Kudus yang semuanya ada bersama dalam momen ini.

2. Matius 28:19: Ayat ini mencatat perintah Yesus kepada murid-murid-Nya untuk pergi dan membuat murid-murid dari semua bangsa, "membaptis mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus." Ayat ini menunjukkan bahwa dalam tindakan pembaptisan, ada pengenalan terhadap kejamakan Allah, di mana murid-murid diminta untuk dibaptis dalam nama ketiga pribadi Allah yaitu Bapa, Anak, dan Roh Kudus.

3. Yohanes 14:16: Yesus berbicara tentang penghiburan yang akan dikirim oleh Bapa, yaitu "Penghibur lain, yaitu Roh Kebenaran." Penghibur ini adalah Roh Kudus, yang dikirim oleh Bapa untuk menghibur dan memimpin para pengikut Yesus.

4. Yohanes 14:26: Yesus berbicara tentang pengajaran Roh Kudus yang akan mengingatkan dan mengajarkan segala sesuatu kepada para pengikut-Nya. Ayat ini menunjukkan bahwa kehadiran Roh Kudus memberikan pengajaran dan pengingat kepada orang-orang yang percaya.

5. Yohanes 16:15: Yesus mengatakan bahwa Roh Kudus akan mengambil dari apa yang adalah milik-Nya (Yesus) dan memberitahukannya kepada para pengikut-Nya. Ini menunjukkan bahwa Roh Kudus, sebagai bagian dari kejamakan Allah, mengarahkan perhatian kepada Yesus dan memberitakan-Nya kepada orang-orang.

6. 2 Korintus 13:13: Ayat ini mengungkapkan doa Paulus untuk jemaat di Korintus, di mana ia berbicara tentang "kasih karunia Tuhan Yesus Kristus, dan kasih Allah, dan persekutuan Roh Kudus." Doa ini mengakui kehadiran dan peran ketiga pribadi Allah dalam memberikan kasih karunia dan persekutuan kepada orang percaya.

7. I Petrus 1:2: Ayat ini merujuk kepada pemilihan dan penyucian yang terjadi melalui Roh Kudus, "sesuai dengan rencana Allah Bapa dan oleh pekerjaan Roh Kudus." Ayat ini menegaskan peran Roh Kudus dalam melaksanakan rencana penyelamatan Allah.

8. I Yohanes 5:7: Ayat ini, yang juga dikenal sebagai Comma Johanneum, telah menjadi kontroversial karena tidak ada dalam banyak salinan asli Perjanjian Baru. Namun, meskipun keabsahan ayat ini diperdebatkan, jika kita mempertimbangkan ayat ini, ia menyatakan bahwa ada kesaksian di surga tentang Bapa, Firman (Yesus), dan Roh Kudus, dan ketiganya adalah satu.
Keseluruhan ayat-ayat ini menggambarkan kehadiran dan peran ketiga pribadi Allah (Bapa, Anak, dan Roh Kudus) dalam kehidupan orang percaya, menunjukkan kejamakan Allah yang mengasihi, memimpin, mengajar, menghibur, memberikan kasih karunia, dan menyelamatkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Konsep Kenosis (pengosongan diri)

Konsep Kenosis (pengosongan diri) merujuk pada ajaran bahwa Yesus, dalam kehidupan-Nya sebagai manusia, secara sukarela mengosongkan diri-Ny...