Meskipun ayat ini tidak secara langsung menyebutkan konsep Tritunggal, ada implikasi dari kehadiran ketiga pribadi ilahi dalam satu konteks. Allah Bapa adalah yang memilih dan mengadopsi kita sebagai anak-anak-Nya. Roh Kudus menyucikan dan membimbing kita dalam ketaatan kepada Yesus Kristus. Yesus Kristus sendiri adalah sumber keselamatan dan karya penebusan melalui darah-Nya yang dicurahkan.
I Yohanes 5:7 dalam Terjemahan Baru (TB) sebagian besar terjemahan modern tidak memasukkan frasa ini karena tidak terdapat dalam banyak naskah asli. Namun, dalam beberapa terjemahan yang memasukkannya, ayat ini menyatakan, "Sebab ada tiga yang memberi kesaksian, yaitu Roh, air dan darah, dan ketiganya adalah satu."
Ayat ini secara kontroversial dikenal sebagai "Comma Johanneum" karena terdapat perdebatan mengenai keasliannya. Beberapa pakar teks Alkitab menganggapnya sebagai interpolasi atau tambahan kemudian dalam naskah. Oleh karena itu, banyak terjemahan modern yang tidak memasukkan frasa ini karena alasan teks kritis.
Dalam konteks Tritunggal, I Yohanes 5:7 tidak memberikan dukungan yang jelas dan kuat. Konsensus sebagian besar pakar Alkitab mengarah pada kesimpulan bahwa ayat ini tidak asli dan tidak digunakan sebagai dasar untuk memahami doktrin Tritunggal.
Penting untuk mencatat bahwa doktrin Tritunggal yang mengajarkan kejamakan Allah Bapa, Allah Putra (Yesus Kristus), dan Allah Roh Kudus, ditemukan dalam keseluruhan pengajaran Alkitab, terutama dalam konteks ayat-ayat yang menggambarkan interaksi dan hubungan antara ketiga pribadi tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar