1. Yohanes 1:1,14:
"Pada mulanya adalah Firman, Firman itu bersama-sama dengan Allah."
"Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita dan kita melihat kemuliaan-Nya,— yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran."
Dalam Yohanes 1:1, dikatakan bahwa pada awalnya ada Firman. Firman ini bersama-sama dengan Allah. Dalam konteks ini, Firman merujuk kepada Yesus Kristus. Firman adalah pengungkapan Allah yang hidup, dan ia ada bersama-sama dengan Allah sejak awal. Firman ini memiliki kodrat ilahi dan bersatu dengan Allah.
Kemudian, dalam Yohanes 1:14, dikatakan bahwa Firman itu menjadi manusia. Ini mengacu pada inkarnasi Yesus Kristus, di mana Firman yang kekal menjadi manusia dengan menjelma sebagai Yesus Kristus. Yesus hidup di tengah-tengah manusia dan mereka melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa. Yesus adalah satu-satunya Anak Allah yang memiliki sifat ilahi dan manusia, penuh dengan kasih karunia dan kebenaran.
2. Yohanes 16:27-28:
"Sebab Bapa sendiri mengasihi kamu, karena kamu telah mengasihi Aku dan percaya, bahwa Aku datang dari Allah. Aku datang dari Bapa dan Aku datang ke dalam dunia; Aku meninggalkan dunia pula dan pergi kepada Bapa."
Dalam ayat ini, Yesus berbicara kepada para pengikut-Nya dan mengatakan bahwa Bapa, yaitu Allah, mengasihi mereka karena mereka telah mengasihi Yesus dan percaya bahwa Yesus datang dari Allah. Yesus mengatakan bahwa Ia datang dari Bapa dan datang ke dalam dunia ini sebagai bagian dari misi-Nya. Namun, pada akhirnya, Yesus akan meninggalkan dunia ini dan pergi kepada Bapa, kembali ke keadaan-Nya yang sejati.
Dengan demikian, kalimat-kalimat ini menekankan identitas dan hubungan Yesus Kristus dengan Allah Bapa. Yesus adalah Firman yang bersama-sama dengan Allah sejak awal, dan kemudian Ia menjadi manusia. Ia datang dari Allah Bapa untuk menebus manusia dan mengungkapkan kasih karunia dan kebenaran-Nya. Percaya kepada Yesus sebagai Anak Allah dan mengasihi-Nya adalah tanda bahwa seseorang juga mengasihi Bapa dan percaya kepada-Nya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar